Tampilkan postingan dengan label FINANCIAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FINANCIAL. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 September 2011

THE LOVE OF MONEY

(By: Ps Jose Carol - Senior Associates Pastor in JPCC)

Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah. Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. (I Timotius 6:6-10)

Ada dua sumber dari masalah keuangan kita yaitu
1. Cinta uang adalah akar dari kejahatan.
2. Karena memburu uang (ingin cepat menjadi kaya) sehingga menyimpang dari iman

Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman. (Ams 28:20)

 Cepat disini artinya mengambil jalan pintas yang seharusnya tidak boleh dilakukan, karena semua ada prosesnya contohnya proses mengandung seorang bayi membutuhkan waktu 9 bulan tidak boleh kurang. Orang yang hidupnya kekurangan, tidak selalu karena yang berkat ditangannya sedikit. Banyak orang yang siap banting tulang agar bisa memiliki lebih. Masalahnya, setelah kita menjadi LEBIH, kita lebih memiliki banyak KURANG.

                                                JEMBATAN
SEDIKIT        --------------------------------------------------------- BANYAK
                                    JALAN PINTAS  + CINTA UANG

Disaat kita ingin berpindah posisi dari yang tadinya memiliki sedikit ke memiliki banyak, maka terkadang kita tergoda untuk memilih jalan pintas, karena kita terlalu mencintai uang. Namun cara itu tidak bisa digunakan karena hasilnya tidak akan kekal.

Ada beberapa jembatan yang bisa kita pilih yang menghasilkan berkat yang kekal:

a.       Jembatan I bernama CUKUP

Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. (Fil 4:11)
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman : “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau” (Ibrani 13:5)
Ukuran kaya bukanlah apa yang saat ini ada ditangan anda, karena Tuhan tidak pernah mengukur kita dengan ukuran yang sama yang digunakan oleh manusia. Ukuran kaya bagi Tuhan adalah hati.

Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tidak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. (I Tim 6:17)

Jangan pernah berharap pada kekayaan. Jika kita belajar berkata cukup maka akan timbul kepuasan dalam hidup. Ketika kita berkata cukup maka kita akan bisa membuka mata dan mensyukuri segala sesuatu yang kita punya. Hidup kita tidak akan bernilai lebih ketika kita menghasilkan lebih.
Salomo yang sudah kaya saja masih berkata seperti ini:

Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku (Amsal 30:8-9)

Seberapapun mobil dan rumah yang kita punyain, tak akan jadi puas juga. Kita tak akan bertemu dengan kepuasaan sebelum kita belajar tentang cukup. 

b.      Jembatan 2 : anda harus mencintain pemberi berkat lebih dari apapun. Mengasihi Tuhan lebih besar dari berkat yang telah Dia berikan

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini. (Ulangan 8:17-18)

Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. (Amsal 10:22)

c.       Jembatan 3 : Money shall not be your motivated

Alasan orang2 besar melakukan sesuatu yang luar biasa, bukan karena mereka mencari UANG. Karena kalau dipikiran mereka hanya mencari uang, mereka tak bisa mengeluarkan kreasi - kreasi dan hal- hal yang terbaik dari mereka. Biarkanlah uang yang mengejar kita jika kita melakukan pekerjaan yang terbaik di bidang kita masing-masing. Sebelum uang datang, kita harus menjadi kaya terlebih dahulu dengan mencukupkan apa yang ada dalam kita (kaya secara karakter)

Sebelumnya kita belajar dulu tentang orang Israel saat keluar dari Mesir. Pada saat penggembaraan Israel 40 tahun di padang gurun, Tuhan ingin mengajarkan sesuatu kepada bangsa Israel. Tiap pagi Tuhan sediakan manna untuk member makan orang Israel, mereka tidak memiliki apapun karena hidup berpindah-pindah, selain itu mereka pun tidak perlu bekerja untuk mencukupi kebutuhan mereka. Tuhan member berkat kepada mereka setiap hari, istilahnya mereka bergantung pada berkat harian. Namun Tuhan juga mengajarkan mereka untuk mengelola berkat harian tersebut (manna yang sesuai takaran, lalu harus disimpan sabtu minggu) 

Pola hidup tersebut berganti ketika bangsa Israel memasuki tanah perjanjian dimana kaya akan susu dan madu. Namun di tempat yang baru ini mereka harus bekerja, ada tanah milik mereka yang harus dikerjakan, ada rumah yang harus dibangun. Dan satu hal mereka harus mengelola dengan hal yang berbeda, karena berkat tersebut tidak lagi dikirimkan perhari dan mereka harus mencarinya maka mereka harus memikirkan untuk menyimpannya dalam lumbung.

DESERT  (Manna)                                                    Promise Land  (Susu Madu)
- no property                                                               ada tanah, property
- no work.                                                                    work
- daily                                                                          lumbung
- manage                                                                      daily base. - manage : more

Lalu berhentilah manna itu, pada keesokan harinya setelah mereka makan hasil negeri itu. Jadi orang Israel tidak beroleh manna lagi, tetapi dalam tahun itu mereka makan yang dihasilkan tanah Kanaan. (Josua 5:12)

Disinilah hebatnya Tuhan kita, Ia tahu pertumbuhan pohon butuh waktu yang sedikit lama, itu sebabnya selama mereka menanam, manna tetap datang. Saat mereka memanen, manna berhenti.

Ada tiga langkah untuk menolong kits bisa pegang lebih banyak dari apa yang kita pegang hari ini (berpindah dari kehidupan tanah gurun ke tanah perjanjian)

- Kerjakan tanah saudara
Siapa mengerjakan tanahnya akan kenyang dengan makanan, tetapi siapa mengejar barang yang sia-sia akan kenyang dengan kemiskinan. Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman (Amsal 28:19-20)

Sebab negeri, ke mana engkau masuk untuk mendudukinya, bukanlah negeri seperti tanah Mesir, dari mana kamu keluar, yang setelah ditabur dengan benih harus kauairi dengan jerih payah, seakan-akan kebun sayur. Tetapi negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya, ialah negeri yang bergunung-gunung dan berlembah-lembah, yang mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit; suatu negeri yang dipelihara oleh TUHAN, Allahmu: mata TUHAN, Allahmu, tetap mengawasinya dari awal sampai akhir tahun. Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu, dan Dia akan member rumput di padangmu untuk hewanmu, sehingga engkau dapat makan dan menjadi kenyang. (Ulangan 11:10-15)

Kita harus bekerja dan mengatur keuangan kita. Benih yang kita tabur adalah sebuah investasi. Tuhan yang memberikan hujan dan mengawasi. Meski hujan datang, tapi apabila kita tak menanam benihnya ke tanah dan mengerjakannya, hujan hanya menjadikan tanah kita becek-becek saja dan tidak menghasilkan.


            Benih tersebut harus ditabur dengan baik didalam tanah untuk dapat menghasilkan buah yang baik.      

            Perpuluhan hanya akan membuka tingkap-tingkap langit untuk mengucurkan berkat, selebihnya kita 
            yang harus mengerjakan tanah kita.

- Jangan Takut akan tantangan

Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis (for they are bread for us). Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka." (Bilangan 14:8-9)

Tantanganmu adalah rotimu. Jika kamu ingin makan (berkat) besar, maka tantanganmu pun akan semakin besar coz The size of your problem represent your bread or THE SIZE OF YOUR CHALLENGE REPRESENT THE SIZE OF YOUR BLESSING.

THE ART OF SPENDING

(By: Ryan Hendry Jauwena - Date Leader in JPCC )

Ada dua hal yang harus kita waspadai jika kita mengeluarkan uang yaitu apakah kita mengeluarkannya sesuai dengan kebutuhan ataukah hanya sekadar emotional spender (belanja dengan emosi)

Untuk emotional spender biasanya mengeluarkan uang karena stress atau karena ingin diakui keberadaanya oleh orang lain. Biasanya ini juga dilakukan orang yang ingin masuk ke lingkungan tertentu (social climber). Namun sadarkah anda, jika tingkat kepuasan anda ketika membeli dengan emosi tidak akan makan banyak waktu. Tingkat emosional akan langsung turun jika melihat bahwa orang lain memiliki yang lebih dari pada kita.

Cerita seorang pegawai biasa yang memiliki 25 kartu kredit hingga akhirnya terjerat hutang sampai 800 juta . Dia dikejar rentenir padahal yang dia beli adalah barang-barang yang tidak berharga atau hanya untuk mengejar status saja. Moral  dari cerita ini adalah beli apa yg kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Kita selalu melihat apa yang orang lain punya tetapi jarang sekali mau melihat apa yang kita punya.

Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." (Ibr 13:5)

Kenapa khawatir? Tuhan tidak akan pernah ninggalin kita .Value kita tdk ditentukan sama apa yg kita pakai, kita kendarai, value kita ditentukan dgn prinsip yg kita hidupi setiap hari. Yang perlu kita ingat adalah bahwa Tuhan tidak akan pernah memberikan berkat untuk membuat kita menderita.

Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya (Ams 20:5)

Pandai dalam keuangan berarti memahami pentingnya merencanakan keuangan anda, tentu saja dengan melibatkan Tuhan dalam setiap fase perencanaannya. Uang bkn jaminan kebahagiaan so plan well and spend wisely. 

GPS System

(By : Ricky Setiawan - DATE Leader in JPCC and also author of "Postcard from Heaven")

Kamu bisa memiliki uang, ttp uang juga punya kelemahan untuk mengontrolmu.
Financial is all about control -- money itu cuma alat dibutuhkan kekuatan tuk mengaturnya. Kita tidak akan bisa efektif melayani Tuhan dan jadi seorang kristen kalo msh pusing ngurusin uang.
Kamu tdk bisa melayani dua Tuhan, tapi kamu bisa menggunakan uangmu untuk memuliakan Tuhan

Prinsip GPS : 
Hal2 yg harus dilakukan jika mendapat uang: 

a. Give
 

Bgitu dapet berkat, berikan Tuhan yg pertama atau perpuluhan

Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya. (Amsal 3:9-10)
Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum (Amsal 11:24-25)
Tuhan tidak pernah mau ambil uang kalian tp Tuhan tidak  mau uang mengambil kalian, selain itu uang kita juga adalah alat untuk membantu org lain..Ketika kita membantu org lain, tanpa sadar mereka berkata “Terima kasih Tuhan” dengan itu berarti ada 2org yg memuliakan Tuhan, kita dan orang tersebut.

b. Post

Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir menuju ke negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. (Kel 3:17)
Susu bicara soal sesuatu yang harus digunakan sesegera mungkin karena ada batas waktunya (keuangan untuk dispending) serta madu yang bicara sesuatu yang bernama investasi. Itu sebabnya penting untuk menyisihkan uang untuk kebutuhan kita..(dana darurat, debts, savings, holiday/vacation, upgrading yourself, investment)

c. Spending 
Tuhan juga mau kita menggunakan uang kita untuk bersenang-senang coz He's a loving father.

Kenapa kita harus belajar keuangan sejak sekarang, karena kita dianugerahi waktu..semakin cepat kita belajar ttg uang, semakin baik kehidupan kita, so use ur time and be wise with ur money..

CARA CEPAT MENJADI MISKIN DAN TERLILIT HUTANG

(By : Johny Herjawan - DATE Leader in JPCC)

Jadi kaya adalah idenya Tuhan. Kaya menurut versi surga adalah orang yang mampu berkata cukup dan memiliki kesanggupan untuk member. Rich man is a giver. “The have” man is big fat guy and big fat guy memiliki potensi penyakit jantung (heart problem) Karena dimana hartamu, disitu hatimu berada. Karena itu jagalah hatimu.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan
(Yeremia 29: 11)
Karena bukan dari debu terbit bencana dan bukan dari tanah tumbuh kesusahan; melainkan manusia menimbulkan kesusahan bagi dirinya, seperti bunga api berjolak tinggi.
(Ayub 5: 6-7)

Dari ayat ini kita belajar bahwa kesusahan itu datangnya dari manusia. Tidak terlihatnya tanda-tandanya kegagalan, tidak berarti anda tidak akan gagal.

Cara tercepat untuk menjadi miskin :
a.       Malas
Tidak ada hubungan yang jelas antara hemat dan kaya.Kalau berpikirnya hemat terus, yang ada menjadi pelit.
Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan (Ams 11:24)
Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya. (Ams 10: 4)

Janganlah menyukai tidur, supaya engkau tidak jatuh miskin, bukalah matamu dan engkau akan makan sampai kenyang.
(Ams 20: 13)

Malas tidak sekedar tentang phisical. Malas juga bisa termasuk malas berpikir. Malas berpikir membuat seseorang menjadi monoton dan tidak kreatif. Bisa ditebak apa yang akan dilakukannya, sehingga lawan mudah mengalahkannya. Kalau saudara mudah ditebak, anda sulit berkompetisi dan mudah ditipu. Move anda bisa ditebak.

Pintar ada naik kelasnya. malas juga ada kelasnya.

Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu? "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring" maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata. (Ams 6: 9-11)

Kalau kemalasan menjadi matang dan berbuah, kemiskinan akan datang menjadi seperti seorang penyerbu. Kalau anda diserbu, apa yang bisa anda lakukan? Anda tidak bisa lakukan apapun
Maka orang akan takut kepada nama TUHAN di tempat matahari terbenam dan kepada kemuliaan-Nya di tempat matahari terbit, sebab Ia akan datang seperti arus dari tempat yang sempit, yang didorong oleh nafas TUHAN (Yes 59:19)

Pada saat kemiskinan datang, anda tak bisa lakukan apa-apa. Tapi pada saat itu terjadi, naikkan standarmu, naikkan kemampuanmu dan bekerja lebih keras.

b.      Serakah - pencari jalan pintas

Janganlah engkau ada di antara peminum anggur dan pelahap daging. (21) Karena si peminum dan si pelahap menjadi miskin, dan kantuk membuat orang berpakaian compang-camping. (Ams 23: 20)
Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. (I Tim 6:10)
Yang perlu diingat bahwa serakah tidak akan pernah membuat kaya. Kalau engkau serahak dan memburu uang, yang adavduka akan datang silih berganti.
Serakah tidak mengerti kata puas. Serakah tidak akan punya risk management.Serakah hanya tahu how much i will win again.
Pengkhotbah bilang untuk segala sesuatu ada waktunya. Ada waktunya untung dan ada waktu untuk membiarkan waktu rugi. Kalau kita selalu melihat dari kacamata, what i can gain? Berapa saudara mau untung vs berapa saudara mau menanggung kerugian / sanggup untuk rugi. 
“If you prepare to lose, you will lose, its not prepare to lose but how much you afford to lose “
Serakah akan membawa kita kepada jalan pintas

Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman (Ams 28:20)
Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut (Ams 16:25)
Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut. (Ams 14:12)

Salomo menuliskannya sebanyak dua kali di amsal, berarti hal tersebut sangatlah penting. Shortcut will cost you more than you expect, and will give you less than you are expecting.

Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan (Ams 21:5)

e.g. Fraud(penipuan) biasanya lewat sms atau telpon karena banyak orang rakus dan ingin cepat kaya lewat banyak iming2 ternyata penipuan. Mata kita tertuju dan tidak melakukan assesment. Bukan soal pendidikan tapi karena rakus.

c.       Sombong
Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.Kita suka terpatok bahwa sombong itu adalah pamer. (Ams 16: 18)

Kesombongan juga bisa berarti tidak mau nerima bantuan orang. Sombong juga bisa berarti tidak mau mendengar pendapat orang lain. Bukankah itu ciri-ciri orang bebal? Kalau saudara sombong, anda tak bisa denger pendapat orang lain. Kalau anda tak bisa dengar pendapat, maka anda tak bisa dapat pertimbangan. Kalau tidak ada pertimbangan, your plan shall be destroyed dan itu mengakibatkan kemiskinan

d.      Salah Prioritas
Pada hari itu Aku bersumpah kepada mereka untuk membawa mereka dari tanah Mesir ke tanah yang Kupilih baginya, negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, tanah yang permai di antara semua negeri. (Yeheziel 20:6)

When everything is important, nothing is important.Harus belajar untuk bisa menentukan prioritasnya. Mana yang penting? Susu dan madunya atau pemberi susu madu tersebut. Dengan kata lain mana yang lebih penting, berkatnya atau Tuhan pemberi berkatnya.

Bila engkau duduk makan dengan seorang pembesar, perhatikanlah baik-baik apa yang ada di depanmu. Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu! Jangan ingin akan makanannya yang lezat, itu adalah hidangan yang menipu. Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali (Amsal 23:1-5)

Kalau makan sama pembesar, jangan sekedsr makan saja karena pembesar selalu makan dan kita lupa untuk bangun relationshipn dengan para pembesar. Bangun hubungan dengan pemberi susu dan madunya, niscaya susu madu akan selalu tersedia untukmu.

Susu bicara soal sesuatu yang harus digunakan sesegera mungkin karena ada batas waktunya (keuangan untuk dispending) serta madu yang bicara sesuatu yang bernama investasi
Anakku, makanlah madu, sebab itu baik; dan tetesan madu manis untuk langit-langit mulutmu. (Amsal 24:13)

Kalau engkau mendapat madu, makanlah secukupnya, jangan sampai engkau terlalu kenyang dengan itu, lalu memuntahkannya. (Amsal 25:16)

Madu kalau dimakan kebanyakan, akan jadi waste, jangan selesaikan masalah pendek anda dengan segala sesuatu yang jangka panjang. Kalau anda punya sesuatu, tanya apakah ini susu atau madu, dan kemudian ambilah tindakan.

e.       Tidak berencana
Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya (Amsal 20:5)
Rancangan terlaksana oleh pertimbangan, sebab itu berperanglah dengan siasat.( Amsal 20:18)
Milikilah rancangan, segala sesuatunya membutuhkan siasat.Kalau saudara hanya mengalir saja, air itu pergi ke air yang rendah dan itu berarti kemiskinan. Orang yang pandai dan kaya akan bisa mengeluarkan atau menimba rancangan dan ilmu yang sudah ditanamkan Tuhan didalamnya.

MONEY, MONEY, MONEY

(By : Ps Jeffrey Rachmat - Senior Pastor of Jakarta Praise Community Church)

Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaraan, supaya ada persediaan makanan dirumah-Ku dan ujilah Aku, firman Tuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.
                                                                                                (Maleakhi 3:10)

Ayat ini berbicara tentang kepemimpinan (memberikan pengaruh), tentang relationship dan tentang stewardship (atau pengelolaan)

Beberapa hal terkait pengelolaan keuangan yang perlu kita ketahui :
a.       Tidak ada hubungan yang pasti antara punya banyak uang dan hidup bahagia
Yang paling penting untuk kita ketahui adalah bahwa kondisi hati seseorang menentukan kemana uangnya pergi.

Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.  Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.
                                                                                          (I Tim 6:9-11)

Dari ayat ini kita tahu bahwa bukan Tuhan yang membinasakan tetapi keinginan daginglah yang membuat binasa. Perlu kita ketahui bahwa akar kejahatan bukanlah uangnya tetapi sikap kita yang terlalu mencintai uang katena uang bukanlah pemimpin yang baik.

b.      Kita akan kehilangan apa yang tidak dapat kita kelola
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
                                                                                          (Mat 25 :14)

Perumpamaan seorang tuan yang memberikan talenta pada setiap anak buahnya untuk dikelola, yang paling penting adalah Tuhan memberikan berkat kepada kita apa yang bisa kita kelola sehingga cukupkan yang ada padamu.

c.       Berkat Tuhan tidak akan bercampur dengan kesedihan
Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.
                                                                                          (Ams 10 :22)

Atau dalam terjemahan bahasa inggrisnya “ The blessing of the Lord makes one rich and He add no sorrow with it”
Tuhan memberikan berkat, karena uang ada dimana-mana (Mat : 24-27)

d.      Perlu diingat, Tuhan tidak memberikan kekayaan tetapi kekuatan untuk mencari kekayaan

Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.
                                                                                          (Ulangan 8:18)

Tuhan menciptakan kita unik, masing-masing dengan potensi diri pribadi yang disiapkan untuk mencari kekayaan. Tugas kita adalah untuk memanfaatkan potensi tersebut, menggali apa yang ada dalam diri kita untuk mencari kekayaan

Lihat kehidupan Oprah, dia tahu potensinya berbicara didepan umum dan memandu talkshow, atau kemampuan farah Quinn untuk memasak makanan. Tuhan memberikan potensi tersebut dengan satu tujuan.

Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina.
                                                                                          (Amsal 22:29)

Ayat diatas berbicara tentang orang-orang yang cakap dalam bidangnya, itu bukti bahwa mereka dicari oleh semua orang. Tuhan memberkati semua orang yang dikasihi-nya pada saat tidur, tapi hal tersebut tetap tergantung pada apa yang kita lakukan sebelum kita tidur.

e.       Rencana Tuhan tidak tergantung dari seberapa besar uang yang ada pada kita
Kisah 5 roti dan 2 ikan di Yohanes 6 : 3-14 Tuhan bisa pakai semua orang dengan keterbatasan mereka untuk kemuliaan nama-Nya. Jangan minder jika kau tidak punya kekayaan, karena mata uang Surga bukanlah dollar atau euro tetapi IMAN.

Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. (Fil 4: 19)
Diperlukan hati yang luas untuk bisa mengelola uang yang besar.